Cantik dan Sehat Berkat Liur Walet | Mitra Usaha Tani

Minggu, 08 September 2019

Cantik dan Sehat Berkat Liur Walet

Kamar 3 m x 3 m di rumah Mulyadi adalah saksi bisu derita Sarinah Chandra. Dua tahun lamanya ia tergolek tanpa daya dijerat usia tua. Derita yang membuatnya berharap segera mendapat kunjungan malaikat kematian. Namun, berkat rutin mengkonsumsi sarang walet, melancong ke kebun keluarga di Bogor kini dilakoni setiap pekan.

Wajah Sarinah tampak segar meskipun kerutan-kerutan di muka tak bisa menipu usianya yang menjelang seabad. Kendati berjalan tertatih-tatih, nenek 94 tahun itu tidak perlu dipapah. Itu buah bujuk rayu sang anak. Mulyadi. soal manfaat sarang walet.

Liur Walet
Sarang merah diduga paling manjur
Liur Colloealia fuciphaga itu tidak dikonsumsi mentah-mentah, tapi dimasak terlebih dahulu. Delapan 8 keping sarang dibersihkan lalu direndam air semalaman. Esok hari, ediblenest itu ditaruh dalam mangkuk porselin. Untuk penyedap, masukkan kuah rebusan gula batu, 8 lembar daun jeruk purut, dan 2 lembar daun pandan. Sebelum disajikan, olahan itu dikukus selama sejam. “Setelah jadi bentuknya seperti agar-agar,” kata Mulyadi pengusaha walet itu. Sarinah cukup memakan 3 sendok makan setiap hari. Sekali masak, wanita kelahiran Bogor itu menyetok untuk 3 minggu.

Tokcer

Pengalaman Sarinah Chandra itu hanya salah satu contoh kasus kemanjuran sarang walet di zaman modern. Faktanya, sejak beratus-ratus tahun lalu manfaat burung anggota famili Apodiae itu menggema ke seantero dunia. Mitos baik untuk kesehatan muncul dari pengalaman pengguna. Itu yang dipercaya masyarakat Indonesia dalam sebuah laporan penelitian Riset Unggulan Nasional Terpadu.

Pendapat serupa diamini oleh dr H.M Yusuf, konsultan kesehatan di Rumah Sakit Pemerintah di Provinsi Guangdong, Cina. Menurutnya, sarang walet merupakan makanan kesehatan. Konsumsi rutin bisa menyeimbangkan yin dan yang di tubuh. Jika sebanding, kemungkinan serangan penyakit menjadi kecil. Kedua dokter lulusan Cina itu sepakat, sarang merah yang paling tokcer. “Terutama jika walet bersarang ditempat yang sama 3 kali berturut-turut,” ucap Cheng. Diduga kandungan zat besi pada sarang merah tinggi. Zat itu unsur vital pembentuk sel-sel darah merah di tubuh. Darah merah bekerja hilir mudik mengangkut oksigen dan hasil oksidasi selama metabolisme. Karena itu lumrah jika harga sekilo sarang merah 30% lebih tinggi daripada yang putih.

Kaya protein

Kajian ilmiah mengenai yen ou— sebutan sarang walet di Cina, belum banyak dilakukan. Meski demikian senyawa bioaktif diyakini ada. Senyawa itulah yang diduga memberi efek penyegar. Misteri senyawa bioaktif yen ou, baru terkuak belakangan dengan teknologi identifikasi modem, seperti HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dan GC-MS (Gaz Chromatograph Mass Spectrophotometry).

Semangkuk sarang walet
Semangkuk sarang walet beragam khasiat
Mineral-mineral sarang walet tak kalah manjur untuk mendukung aktivitas tubuh. Dinasti Ming Popularitas sarang walet menanjak sejak zaman dinasti Ming (1368—1644). Lalu benar-benar meledak pada zaman dinasti Ch’ing atau Manchu (1644—1912). Dalam kisah Cina kuno diceritakan, sang raja yang beranjak tua tetap ingin tampak muda. Para penasehatnya lalu memberi sup sarang walet.    Untuk memenuhinya, panglima perang, Zeng Ho berburu sarang walet sampai ke Philipina, Indonesia, Thailand, dan India.

Begitu tenarnya sarang walet, berbagai cerita silat merujuknya sebagai penyembuh. Kisah silat terkenal di Taiwan, empat perempuan cantik Si Dai Me Nu menyebutkan salah satu jagoan, Diaochan, mengobati luka dalam dengan liur walet. Di negara-negara mayoritas beretnis Cina, sarang walet adalah santapan spesial. Ia hanya didapat pada menu di hotel-hotel berbintang 4 dan 5. Liur dari keluarga burung layang-layang itu disajikan di mangkuk kecil dengan harga 100—120 yuan setara Rp200.000— Rp240.000. “Paling enak dicampur kepiting dan disantap panas-panas,” ucap Wonona Chang, direktur majalah Flavor and Fortune ’s Test Kitchen dari Amerika di situs healthnest. Bahkan bagi kaum menengah ke atas di Hongkong dan Cina, sarang walet merupakan hadiah wajib.

Di Jepang, sebuah iklan kosmetik terang-terangan mempromosikan sarang walet untuk kaum hawa. Tidak kepalang tanggung, ungkapan yang ditulis oleh perusahaan SEDO itu pasti wanita terpincut. Begini bunyinya, saya ingin cantik sampai tak tertandingi, sarang burung walet ini memperindah tubuh

Cantik dan Sehat Berkat Liur Walet Diposkan Oleh: yudi

0 Comments:

Posting Komentar