Kiat Para Petani Jamur Guna Gandakan Panen Tiram Dengan pupuk organik | Mitra Usaha Tani

Sabtu, 12 Oktober 2019

Kiat Para Petani Jamur Guna Gandakan Panen Tiram Dengan pupuk organik

Tiga tahun membudidayakan jamur tiram Pleurotus ostreatus, Muslikun paling banter hanya memetik 300-350 gram dari sebuah baglog berbobot 1,2 kg. Artinya rasio efisiensi biologi (BER, Biological Efficiency Ratio) hanya 27%. Namun, sejak medio 2012 produksi meningkat 38% menjadi 400-500 gram atau rata-rata 450 gram dari baglog 1,2 kg. Peningkatan produksi itu setelah ia menambahkan ramuan nutrisi bikinannya sendiri pada baglog tiram.

jamur tiram


Ramuan nutrisi itu terbuat dari larutan molase alias limbah pengolahan gula dan bakteri fermentasi seperti Lactobacillus dan Actinomycetes. la melarutkan satu mililiter molase berkadar gula rata-rata 30-40% dalam 100 ml air atau konsentrasi 1%. Muslikun juga menambahkan air ekstraksi jagung dan kecambah. Fermentasi berlangsung 7 hari. Ayah 1 anak itu menyaring hasil fermentasi lalu menyimpan dalam botol tertutup. Jika sewaktu-waktu memerlukannya, ia tinggal mengambil.

Pupuk organik

Muslikun mencampurkan 10 ml nutrisi racikannya pada setiap baglog yang akan disterilisasi. Baglog itu kemudian disterilisasi selama 3,5-4 jam dalam sebuah drum berkapasitas 246 baglog. Menurut Muslikun nutrisi itu menguraikan karbon dalam serbuk kayu dan dedak, bahan utama media jamur. “Susunan karbon serbuk kayu masih terlalu kompleks sehingga butuh waktu lama agar siap dimanfaatkan,” katanya. Dengan ramuan itu, senyawa gula rantai panjang seperti lignin menjadi senyawa rantai pendek atau monosakarida.
Molase
Molase sumber karbon sederhana untuk mempercepat pertumbuhan jamur
Menurut ahli jamur dari Pusat Penelitian Biologi LIPI di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Dr Iwan Saskiawan, “Jamur tidak memiliki klorofil sehingga kebutuhan nutrisinya berasal dari pelapukan kayu. Penguraian serbuk kayu menjadi rantai pendek membuat jamur tiram lebih mudah menyerapnya."

Selain nutrisi, pekebun tiram sejak 2009 itu juga menyemprotkan larutan pupuk organik cair hijau sejak fase vegetatif atau 30 hari setelah inokulasi. Mula-mula pekebun di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, itu melarutkan 3 ml larutan nutrisi dalam 1 liter air bersih, mengaduk rata, lalu menyemprotkan di sekujur baglog hingga basah.

Seliter campuran itu cukup untuk menyemprot 400 baglog. Untuk 20.000 baglog miliknya, Muslikun membutuhkan 150 ml pupuk organik per hari. Frekuensi penyemprotan setiap hari selama masa produksi atau selama 60 hari.

Muslikun juga menyemprotkan pupuk organik merah pada masa generatif atau 40 hari pascainokulasi. Indikasi masuknya fase generatif adalah munculnya miselium berinti dua yang berkembang menjadi badan buah.

Frekuensinya sekali sepekan berdosis sama. Ketika menyemprotkan pupuk organik merah, ia menghentikan pemberian pupuk organik hijau. Kedua pupuk organik itu berbahan dasar rumput laut cokelat Ascophyllum nodosum yang diambil dari Laut Atlantik Utara dan tersedia di pasaran. Muslikun tidak perlu meramu sendiri.

Pemberian nutrisi tambahan dan pupuk organik cair itu terbukti meningkatkan produksi. Jamur tiram lebih cepat tumbuh dan produksinya meningkat. Rumput laut itu mengandung mineral makro dan mikro, asam amino, asam humat, giberelin, auksin sitokinin, dan zat hara vital untuk pertumbuhan jamur.

Murah

Nun di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Ahmad Syukron pun mengalami peningkatan produksi setelah menggunakan pupuk organik cair. Semula, ia memanen 300-350 gram jamurtiram dari setiap baglog berbobot 1,2 kg. Namun, sejak memanfaatkan pupuk cair pada November 2012 ia bisa memanen 400-450 gram jamur tiram.

Ahmad mencampurkan 5 ml pupuk organik dengan 1.000 ml air dan menyemprotkannya setiap 3 hari sekali. Menurut Muslikun, rata-rata pekebun jamur menggunakan konsentrasi yang diterapkan Ahmad. Namun, berdasarkan percobaannya konsentrasi dan frekuensi yang ia gunakan sekarang adalah yang terbaik. “'Dengan penyemprotan tiap hari, regenerasi sel akan lebih cepat sehingga masa produksi lebih cepat," ujarnya.
Panen Tiram
Sumber nutrisi jamur tiram yang mengandung zat perangsang tumbuh
Umumnya masa produksi tiram 2,5 bulan. Namun, penggunaan nutrisi dan pupuk organik mampu memperpendek masa produksi menjadi 2 bulan. Hingga 2 bulan, petani sudah memanen 450 gram per baglog. Sejatinya baglog masih produktif, tetapi petani membatasi hanya 2 bulan. Dengan begitu perputaran uang lebih cepat. Bisnis Restoran Organik Dengan Pola pertanian terpadu

Penggunaan pupuk organik dan nutrisi jelas meningkatkan laba pekebun tiram. Apalagi harga pupuk organik dan nutrisi relatif murah. Untuk biaya pembuatan nutrisi, Muslikun hanya merogoh Rp267.000 per siklus. Sementara untuk pupuk organik, Muslikun menghabiskan 9 liter untuk 60 hari masa produksi. Dengan harga pupuk organik Rp 150.000 per liter, artinya ia mengeluarkan biaya Rpl.350.000. Total biaya tambahan yang ia keluarkan yaitu Rpl.617.000 setiap siklus.

Bandingkan dengan penambahan pendapatannya. Jika produksi setiap baglog meningkat 100 gram, maka produktivitas 19.000 baglog produktif meningkat sebanyak 1.900 kg. Muslikun menjual tiram dengan harga rata-rata RplO.OOO per kg. Dengan begitu ia memperoleh kenaikan pendapatan sebesar Rpl9-juta per siklus. Setelah dikurangi biaya pembuatan nutrisi dan pembelian pupuk organik, pria 35 tahun itu pun memperoleh tambahan laba Rpl7.383.000. Strategi Pemasaran Sayuran Organik Dengan Sistim budidaya hidroponik

Selain itu, pupuk organik memangkas kebutuhan dedak. “Biasanya 10 kg dedak hanya cukup untuk 160 baglog, sekarang bisa untuk 240 baglog," kata Maslikun. Menurut Iwan Saskiawan, pengurangan dedak menekan pertumbuhan jamur selain tiram. Dampaknya kompetisi perebutan nutrisi pun dapat dihindari. Meski begitu dedak tetap memegang peran penting sebagai sumber karbon dan vitamin bagi jamur tiram.

Dr Etty Sumiati MS, ahli jamur di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menyarankan pekebun harus jeli memberikan nutrisi tambahan. Sejatinya jamur tiram memiliki sensitivitas yang tinggi sehingga salah memberikan produk bisa berakibat tiram gagal tumbuh. Keamanan produk pun menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh pekebun

Kiat Para Petani Jamur Guna Gandakan Panen Tiram Dengan pupuk organik Diposkan Oleh: yudi

0 Comments:

Posting Komentar