Aeroscape: Taman Gantung dari Pipa, Tali, dan Kelapa

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pot gantung nan cantik

Anda tinggal di apartemen? Halaman rumah Anda sempit? Tembok pagar demikian tinggi sehingga seakan-akan Anda terkungkung di dalamnya? Atau apakah ada pohon besar yang kehadirannya mengganggu, tetapi tidak mungkin ditebang? Taman gantung dari pipa, tali, atau sabut kelapa solusinya.

Tengoklah apartemen-apartemen yang bertebaran di kota besar. Semua menawarkan keindahan dan kenyamanan. Taman ditata demikian apik agar penghuni betah tinggal di sana. Toh, itu pasti tidak cukup bagi pecinta tanaman. Mencangkul, menata, dan merawat tanaman adalah sebuah kepuasan tersendiri. Sebuah hal yang tidak mungkin dilakukan oleh penghuni apartemen, kecuali lewat sistem aeroscape alias taman gantung. Apartemen, balkon, dan halaman sempit mempunyai masalah serupa, lahan terbatas. Cara satu-satunya yang dapat dilakukan ialah menata tanaman secara vertikal. Tiang dari gerabah, kayu mati, atau pipa PVC ditata dan dibentuk untuk dipasangi tanaman. Lunakkan dinding tinggi dengan tanaman yang digantung tali atau kawat. Bisa juga menempelkan tanaman di dinding.

Bacaan Lainnya

Aneka gantungan

Pot tidak menempel langsung di dinding
Paling mudah memang memakai pot gantung yang banyak dijual di toko-toko pertanian. Namun, seandainya ingin lebih berkreasi, model pot gantung disesuaikan dengan karakter rumah. Pada rumah dengan arsitektur tradisional—didominasi bahan kayu—maka yang cocok ialah memakai bahan-bahan alami, seperti kayu, bambu, atau pipa pvc yang dililit tali ijuk atau sabut kelapa.

Di rumah bergaya modem, besi dan pipa pvc sangat memadai untuk ditempel tanaman. Selain dipasang tegak, mereka juga dapat ditata dengan posisi horizontal untuk dimanfaatkan sebagai pot gantung. Caranya, salah satu sisinya dilubangi memanjang. Ke dalam lubang itu dimasukkan media tanam. Supaya tanah tidak berceceran, kedua ujung pipa disumbat dengan penutup talang atau kayu. Gantung pipa pvc itu dengan tali. Buat beberapa pot serupa dan gantung pada ketinggian berbeda. Susunan pipa pot itu dapat mengurangi sengatan sinar matahari.

Tali ijuk atau serat sabut kelapa adalah alternatif lain. Gunakan mereka sebagai tempat menanam. Di tali itu diikatkan beberapa tanaman dengan mengatur jarak tanam. Buat beberapa tali seperti itu dan gantung di teras atau di dahan pohon.

Aneka tanaman

Pohon bisa Jadi sarana untuk taman vertikal
Tersedia banyak tanaman untuk digantung. Yang utamam tentu saja jenis epifit alias menempel. Contohnya simbar menjangan atau kadaka. Kedua tanaman ini melekat di pohon, pertumbuhan pun bandel, la tidak membutuhkan media dan perawatan intensif. Ditambah dengan sosoknya yang indah, mereka dapat dipakai untuk fokus pandang.

Pilihan lain ialah anggota bromeliaceae. Mereka bukan jenis epifit dan daunnya tidak menjuntai. Namun, anakannya muncul sambung menyambung sehingga tampilannya Terlihat unik. Jika memilih bromelia fire ball, maka taman gantung itu akan semarak dengan warna merah. Hadirkan warna kunign dan putih lewat tanaman variegata.

Anggrek alternatif jika ingin menghadirkan tanaman berbunga. Phalaenopsis, dendrobium, oncidium, aerides dan rhyncostilis pilihannya. Ia bisa ditanam di pot dan digantung di dinding dengan bantuan pot besi berlubang. Cara lain, tempelkan di pakis yang diberi bingkai. Saat tanaman tak berbunga, dinding tetap cantik karena seolah-olah ada lukisan anggrek di dinding itu. Letakkan tanaman berukuran kecil di bagian atas.

Aneka jenis tanaman memang dapat digantung. Namun, sebuah taman akan tampil lebih indah kalau tidak terlihat simetris. Karena itu, hindarkan kehadiran tanaman sejenis dalam jumlah banyak. Satu jenis tanaman dikoleksi dalam jumlah terbatas, 1, 3, atau 5 buah. Kombinasikan dengan tanaman lain dalam jumlah yang juga ganjil.

Pos terkait