4 Sayuran Varietas Unggul Dari Negeri Jepang

Penampilan teime tampak kecil dengan panjang 6—10 cm. diameter buah 3—5 cm. Kulit amat tipis sehingga tak perlu dikupas jika akan dimasak. Sayuran Unggulan ini memiliki Warna kulit ungu kehitaman, jauh lebih pekat ketimbang pendahulunya yang hadir di sini. Di balik sosok mungilnya, teime menjanjikan kelezatan bagi penikmatnya. Di negeri asalnya yang dulu mengklaim sebagaiLanjutkan membaca

Sukses Raup Omzet 50 Juta Dari Budidaya Cabai

Itulah rutinitas H Muhiddin. Ketelatenannya menjaga dan merawat puluhan hektar kebun tak diragukan lagi. Ia seperti berlomba dengan matahari. Bagi Muhiddin Budidaya Cabai memberikan kebahagiaan tersendiri. Tiap hari ia berada di antara bedengan sambil memanen “Hati saya senang bila ada di kebun,” kata Muhiddin. Aktivitas itu dilakoninya dengan penuh semangat dan pengharapan. Walaupun di setiapLanjutkan membaca

Meningkatkan Kualitas Dan Produksi Jamur Kuping Dengan nutrisi tambahan

Serupa tapi tak sama, di Sragen, Jawa Tengah, juga ada jamur kuping berukuran ekstrabesar lantaran rutin disuntik nutrisi tambahan. Bukan dengan silikon tapi dengan ekstrak campuran tetes tebu dan kecambah kacang hijau. Efeknya Produksi Jamur Kuping meningkat dengan diameter jamur kuping membesar hingga 25—30 cm. Itulah hasil riset Ir Ujang, pekebun jamur kuping di Sambungmacan,Lanjutkan membaca

Mesin Pemipil Jagung Otomatis Dari Tanah Abang Karya Anak Bangsa

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Itulah mesin pemipil jagung terbaru keluaran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dari sebuah mesin, dihasilkan pipilan jagung yang langsung kering berkadar air 10% sekaligus dedak dari penghancuran tongkol. Di desa Margamekar, Sumedang Selatan, onggokkan tongkol jagung tak terlihat lagi. Itu semenjak mesin pemipil jagung integral hadir diLanjutkan membaca

Kalkulasi Pertanian jagung Menggunakan Sistem sprinkler irrigation

Harga anggota famili Gramineae itu “tak seberapa”dibanding dengan nilai teknologi mutakhir itu. Faktanya, pekebun yang mengadopsi teknologi sprinkler pada pertanian jagung masih meraup laba. Itu dibuktikan oleh Muhammad Syifried Wahab, pekebun yang bertani jagung di Desa Pandau Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar. Sejak 2002 ia mengembangkan jagung manis populasi 47.619 tanaman per ha dengan sprinkler. LangkahLanjutkan membaca

Benih jagung hibrida Terbaik golden sweeter super genjah

Pekebun di Temanggung, Jawa Tengah, itu langsung membudidayakan varietas baru. Penanaman Benih jagung  dilakukan secara bertahap masing-masing seluas 1.000—3.000 m2. Pilihan yang tepat. Soalnya, ketika panen, pengepul antre ingin memborong jagung manis berkualitas. Tak cuma pekebun di Temanggung yang jatuh hati menanam benih jagung berjuluk golden sweeter. Pekebun di Ambarawa, (Provinsi Jawa Tengah), Kulonprogo (Yogyakarta),Lanjutkan membaca

Mengatasi kendala budidaya jagung di tanah pasir dengan sprinkler

Air dari sprinkler itu jatuh membasahi daun-daun jagung yang hijau segar. Itulah solusi yang ditempuh Muhammad Syifried Wahab dalam budidaya jagung jagung manis di tanah lempung berpasir. Idealnya sprinkler ditanam berjarak 14 m x 14 m. Artinya dalam luasan 1 ha dibutuhkan 51 titik pemasangan. Harganya? Pekebun mesti merogoh kocek hingga Rp41-juta. Biaya itu termasuk pengadaanLanjutkan membaca

Kendala Pemasaran Vanili Unggulan Dari Papua

Harga jual yang ditawarkan hanya Rp500.000 per kg kering. Buntutnya, 3 ton vanili asal provinsi paling timur Indonesia itu teronggok di gudang. Tak hanya Apri Sukandar yang kesulitan memasarkan vanili asal Papua. Juminten, pengepul di Boyolali juga kelimpungan. Padahal, ketika vanili Manado laku di atas Rp2-juta/kg kering pada April, wanita itu hanya memasang harga Rp900.000/kgLanjutkan membaca