Aplikasi Agen Hayati Pada Akar Tanaman Melon

Tanaman Melon Menjadi Sangat Subur Setelah Diberi Agen Hayati

Tanaman tetap sehat hingga panen dengan aplikasi agen hayati pada akar tanaman melon, produksi meningkat, dan buah bermutu merupakan harapan bagi setiap pekebun melon. Maklum, jika itu terwujud artinya pendapatan melimpah di depan mata.

Pekebun biasanya menjual hasil panen pada pedagang pengepul. Harga buah dihitung berdasarkan bobot dan penampilan buah. Rata-rata harga melon di tingkat pekebun Rp 5.000 per kg untuk kualitas A yakni berbobot 1,5-2 kg.

Jika dalam satu hektar terdapat 18 ribu batang melon maka pekebun panen 27-36 ton buah. Pendapatan yang diperoleh sekitar Rp 135-juta-Rp 180-juta. Namun, jarang sekali pekebun yang bisa memperoleh hasil panen sempurna. Paling banter 50% dari total panen masuk kualitas A. Dampaknya, pendapatan pekebun pun turun.

Agen Hayati Root King® Mampu Mengurangi Dosis Pemberian Pupuk Npk Tanpa Mempengaruhi Hasil Panen

Penggunaan Root King® mampu mengurangi dosis pemberian pupuk NPK tanpa mempengaruhi hasil panen

Agen hayati

Agen hayati adalah bahan yang berasal dari makhluk hidup atau produk sampingannya yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, atau kelainan lainnya. Antibodi, interleukin, dan vaksinasi adalah contoh agen biologis. Agen hayati juga dikenal sebagai agen biologis atau obat biologis.

Agen hayati berlimpah di lingkungan sekitar dan, sebagai hasilnya, dalam berbagai pekerjaan. Bakteri, virus, jamur (termasuk ragi dan jamur), dan parasit internal manusia termasuk di antara mereka (endoparasit). Meskipun sebagian besar zat ini aman, beberapa dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Pupuk Dengan Agen Hayati Aktif

Kini pekebun menempuh cara untuk meningkatkan hasil panen tetapi biaya produksi rendah menggunakan bantuan pupuk hayati. Pupuk itu mengandung beragam mikroorganisme yang berperan memperbaiki perakaran, menjaga kelembapan tanah, meningkatkan penyerapan dan ketersediaan nutrisi di dalam tanah.

Hasilnya, tanaman sehat dan mampu berbuah maksimal. Pengalaman beberapa pekebun membuktikan selama memanfaatkan jasa pupuk hayati kebutuhan pestisida cenderung menurun.

Salah satu pupuk hayati yang siap membantu pekebun melon adalah Root King® besutan PT Makmur Fanta Wijaya.

Root King® mengandung bakteri Trichoderma harzianum yang berperan menekan pertumbuhan cendawan patogen seperti Psuedoperonospora cubensis penyebab embun bulu. Pengujian produk Root King® pada tanaman melon jenis Apollo di Taman Buah Mekarsari, Bogor, Jawa Barat, menunjukkan produk itu mampu meningkatkan kualitas buah.

Parameter yang diuji meliputi panjang, lingkar, bobot, tebal daging, dan kemanisan buah. Pengujian yang dilakukan pada Juni-September itu membuktikan dengan penggunaan Root King® dapat mengurangi dosis pemberian pupuk NPK tanpa mempengaruhi hasil panen.

Karena akar tanaman melon kaya akan nutrisi, Mitra Usaha Tani menyarankan agar Anda menambahkan pupuk kandang, kompos dan daun dalam jumlah sedang ketika menanam.

Dalam risetnya, PT Makmur Fantawijaya membagi sampel tanaman menjadi 3 kelompok perlakuan yakni 100% NPK (Control), Root King® dan 75% NPK (Pl), serta Root King® dan 100% NPK (P2).

Tanaman Dari Akar Yang Diberi Aplikasi Agen Hayati Terlihat Lebih Sehat

Akar tanaman yang diberi aplikasi rootking terlihat lebih sehat

Agen Hayati Dan Produktivitas Tanaman

Sempurna untuk produktivitas melon di lahan pertanian, benih ini sangat dituntut oleh petani karena kemurnian dan kualitas optimalnya.

Setiap perlakuan terdiri atas 5 pot berisi 2 batang melon. Mereka melarutkan 2 gram Root King® dalam seliter air. Larutan itu lantas disiramkan pada tanaman sebanyak 500 ml setiap pot. Aplikasinya dilakukan setiap pekan sepekan sebelum tanam hingga sepekan sebelum panen.

Tidak disarankan untuk menggunakan biji dari buah melon sebelumnya karena ini akan menghasilkan tanaman dengan hasil rendah, mengurangi rasa manis dan kerentanan penyakit.

Ketika panen, kelompok yang pertama (Control) rata-rata bobot buahnya 1,2 kg dengan panjang dan diameter masing-masing 18 cm dan 40,25 cm. Pada kelompok kedua (Pi) rata-rata bobot, [Anjang, dan diameter buahnya masing-masing 1,4 kg; 20,5 cm; dan 44,2 cm.

Pada kelompok ketiga (P2) yakni 1,4 kg; 19 cm; dan 43,8 cm. Hasil penelitian itu menunjukkan pemberian Root King® mampu meningkatkan kualitas fisik buah. Yang menarik, agen hayati itu juga mampu meningkatkan kadar kemanisan

Document Last Updated on 13 April 2022