Budidaya Manggis Dengan Teknik kaki ganda sambung asuh

Budidaya Manggis

Sepintas tak ada yang istimewa dari pemandangan itu. Namun, siapa menyangka, queen of fruits itu telah berbuah sejak umur 4 tahun. Manggis lain di atas 10 tahun. Budidaya Manggis dengan Pemberian naungan dan pemangkasan menjadi kunci keberhasilan.

Manggis yang siap berbuah itu milik Ir Wardoyo, mantan Menteri Pertanian Republik Indonesia era 90-an. Sejak awal ditanam pada 1991, Budidaya Manggis asal bibit sambung pucuk itu sudah terlihat istimewa. Tajuk rimbun dan seimbang. Pohon manggis berbuah lebat Menurut Ir Sutrisno Soemodihardjo, direktur Direktorat Tanaman Sayuran dan Biofarmaka, Departemen

Tentang Buah manggis

Manggis (Garcinia mangostana L) adalah pohon buah-buahan tropis yang berasal dari daerah coastal di sebelah timur laut Asia. Manggis tumbuh tegak dengan tinggi pohon mencapai 15-25 m. Daunnya berwarna hijau tua, oval, dengan ujung runcing dan berdinding tebal. Manggis memiliki batang yang berwarna coklat tua dan berbulu. Daun dan batangnya bertindak sebagai penutup buahnya.

Buah manggis berwarna ungu sedikit kemerahan, berbentuk bulat telur dan berukuran sebesar bola pingpong, dengan kulit yang tebal. Buah manggis tersusun atas biji-bijian yang berwarna hitam dan enak. Biji-bijian ini dikelilingi oleh lapisan kulit kering yang berwarna kuning dan berasa manis. Manggis mengandung xanthones, senyawa kimia yang dapat menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit seperti kanker.

Manggis dapat tumbuh di daerah dengan iklim tropis hingga subtropis. Pohon manggis tumbuh optimal di daerah dengan curah hujan yang tinggi dan suhu yang stabil sepanjang tahun. Manggis dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, asalkan tanah tersebut bening, kering, dan cukup lembab. Manggis tumbuh optimal pada tanah dengan pH 6,0-7,5.

Pohon manggis dapat tumbuh dengan berbagai cara, yaitu dari biji, stek, atau cangkokan. Pohon manggis yang ditanam dari biji biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berbuah dibandingkan dengan pohon manggis yang ditanam dari stek atau cangkokan. Manggis dapat dipanen setelah pohon berusia 3-5 tahun.

Cara menanam tanaman manggis

Untuk dapat menanam tanaman manggis dengan baik, perlu memperhatikan beberapa hal seperti jenis tanaman, media tanam, nutrisi, dan cuaca. Pertama, pilihlah jenis tanaman yang sesuai dengan iklim daerah tempat tinggal. Kedua, gunakan media tanam yang baik agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ketiga, sediakan nutrisi yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Terakhir, perhatikan cuaca sebelum menanam tanaman agar tidak terganggu oleh cuaca yang tidak bagus.

Cara menanam tanaman yang benar akan memberikan manfaat yang besar bagi penanam dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Pohon manggis berbuah lebat

Manggis adalah pohon yang berasal dari daerah tropis dan sub-tropis. Pohon manggis tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 10-12 meter. Manggis memiliki daun yang lebat, berwarna hijau tua, dan berbentuk oval. Buah manggis berwarna ungu dan berbentuk bulat. Manggis mengandung banyak senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti flavonoid, asam sitrat, dan vitamin C.

Manggis dikenal sebagai salah satu pohon yang berbuah lebat. Pohon manggis dapat berbuah setiap tahun, dengan hasil yang bervariasi tergantung pada cuaca dan iklim. Manggis dapat berbuah lebat jika ditanam di daerah dengan iklim yang cocok dan diberi perawatan yang baik.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlu dilakukan beberapa cara agar pohon manggis berbuah lebat. Pertama, perlu dipilih tempat yang tepat untuk menanam manggis. Manggis dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim tropis atau sub-tropis. Kedua, perlu dipilih pohon manggis yang memiliki umur yang masih muda. Pohon manggis yang berumur 1-2 tahun akan lebih mudah berbuah dibandingkan dengan pohon manggis yang berumur lebih tua. Ketiga, perlu diberi perawatan yang baik agar pohon manggis dapat tumbuh dengan optimal dan berbuah lebat. Perawatan yang perlu dilakukan antara lain penyiraman rutin, pemberian pupuk, dan pembasmian hama dan penyakit.

Bibit manggis

Pertanian, biasanya bibit asal sambung pucuk bertajuk timpang. Pertumbuhan batang atas juga kerdil Garcinia mangostana itu pertama kali berbuah pada umur 4 tahun. Jumlahnya 40-50 buah per pohon. Produksi Budidaya Manggis kian meningkat setelah berumur 7 tahun. Rata-rata 200 buah per pohon per tahun. “Kalau bibit asal biji. Umur 13 tahun belum tentu berbuah lebat. Paling baru belajar,” ujar Ir Sutrisno yang menangani kebun itu sejak awal penanaman.

Pohon buah manggis umur 4 tahun

Keberhasilan Sutrisno melebatkan manggis pada umur 4 tahun patut diacungi jempol. “Yang bisa seperti itu masih langka,” ujar Dr Mohamad Reza Tirtawinata, MS, direktur Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor.
Menurut Sutrisno, kunci keberhasilan Budidaya Manggis adalah mempertahankan keseimbangan antara penyerapan air dan penguapan. Banyak manggis muda mati lantaran ketidakseimbangan itu. “Daunnya gosong seperti terbakar.
Itu karena laju penguapan cepat, sementara penyerapan air lambat,” ujarnya. Secara genetis sang ratu buah itu mempunyai perakaran tunggang dalam, tapi miskin bulu-bulu akar sehingga sulit menyerap air.

Teknik kaki ganda dan sambung asuh

Reza menggunakan teknik kaki ganda dan sambung asuh untuk memperkaya akar. Peneliti lain di Institut Pertanian Bogor menganjurkan penggunaan mikoriza. Sutrisno menerapkan naungan dan pemangkasan daun. Dengan dipangkas pertumbuhan bagian atas tanaman dihambat sehingga pertumbuhan beralih ke daerah perakaran. Teknik ini istimewa karena caranya sederhana.

Naungan air hujan

Untuk Budidaya Manggis skala komersil gunakan naungan tanaman lain, seperti gliricidia alias kihujan. Kihujan murah, mudah didapat, gampang ditanam, dan cepat tumbuh. Tanam 4 batang glirisida di sekeliling bibit manggis yang baru ditanam dengan jarak 50 cm. Agar keduanya tumbuh subur, tanam menjelang musim hujan.

Pada musim kemarau biarkan daun kihujan menutupi manggis. Sebaliknya, daun manggu-sebutan manggis di Tanah Sunda-dipangkas. Buang semua daun yang tumbuh di batang pokok, kecuali 3 pasang teratas. Perlakuan sama pada setiap cabang.

Sebagian daun tetap dipertahankan agar pohon manggis dapat berfotosintesis. Perlakuan itu merangsang manggis bertunas. Di sisi lain, perakaran semakin banyak karena bahan makanan disalurkan untuk pembentukan akar.
Perlakuan itu dilanjutkan selama 2 tahun pertama.

Namun, pada musim hujan daun kihujan dipangkas karena terik matahari tidak terlalu menyengat. “Pada musim hujan air banyak. Terik matahari tidak terlalu menyengat. Jadi aman untuk manggis,” kata Sutrisno. Di atas umur 2 tahun pohon naungan bisa dicabut karena akar manggis sudah banyak.

Penimbunan akar

Sebagai pengganti air hujan, shading net bisa digunakan. Itu cocok untuk hobiis yang mempunyai 1-2 batang manggis. Jaring pelindung bisa dilepas saat ukuran daun baru hasil pemangkasan, sama besar dengan daun dewasa atau daun di atasnya.

Yang perlu diperhatikan, jangan biarkan akar manggis menonjol ke atas permukaan tanah. Ia harus selalu tertimbun tanah agar manggis tidak tumbuh merana dan mogok tumbuh. Berikan sekarung pupuk kandang 2 kali setahun, menjelang musim hujan dan sehabis dipangkas berat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.