Budidaya Tembakau: Menurunkan Kadar Nikotin

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
tobbacos

Varietas tembakau lokal berkadar nikotin tinggi. Padahal peraturan pemerintah (PP) 81/99 menuntut setiap batang rokok kadar nikotin maksimal l,2mg dan tar 20mg. Manipulasi teknik budidaya dan memanfaatkan varietas rendah nikotin cara mengantisipasi PP tersebut.

Selera perokok di Indonesia terlanjur memilih rokok berkadar nikotin tingggi. Jadi, “Tembakau nikotin tinggi itulah yang dipilih oleh pabrik,” kata Sri Hartiniadi Isdijoso, peneliti di Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat, Malang. Oleh karenanya menurut Is panggilan akrab Isdijoso, pekebun mengupayakan berbagai cara agar tembakaunya mempunyai kadar nikotin tinggi.

Seiring terbitnya PP yang mengatur pembatasan nikotin dan tar, pekebun terpaksa harus mengubah paradigma lama. Di masa datang tembakau rendah nikotin menjadi pilihan.

Manipulasi budidaya

Selama ini pekebun mempunyai kebiasaan memangkas bunga tanaman, agar kadar nikotin tinggi. “Kalau bunganya dibiarkan, nikotinnya akan rendah sendiri,” papar Is. Demikian juga dengan efek pemangkasan daun yang juga sering dilakukan.

Sebelum tanaman dipangkas, nikotin yang dibentuk akar masih dapat dipecah lagi dan ikut serta dalam metabolisme untuk dibentuk menjadi senyawa lain. Namun, setelah dipangkas, nikotin yang terbentuk akan stabil dan langsung diakumulasi daun. “Untuk menurunkan kadar nikotin dapat ditempuh dengan menunda waktu pemangkasan atau sama sekali tidak melakukan pemangkasan.” terar.tr Is.

Pada percobaan yang dilakukan tanpa pemupukan N, kadar nikotin tembakau Virginia varietas Coker 319 berkadar nikotin 0,65%. Dibanding dengan pemupukan 70 kg hektar kadar nikotinnya naik menjadi 1,58%. Pupuk N memang biasa digunakan untuk menggenjot produks. temras.au. Seiring dengan penurunan dosis pupuk N, otomatis produksinya juga cenderung turun.

Penurunan produksi diatasi melalui budidaya dengan jarak tanam rapat. “Ini juga satu metode untuk menurunkan nikotin,” papar Is. Nikotin disintesa dalam akar dan ditranslokasikan ke daun melalui xylem. Penanaman rapat menyebabkan perkembangan akar terganggu karena terjadi kompetisi. Akibat lanjutnya kadar nikotin bisa lebih rendah.

Musim tanam tembakau di Indonesia hanya satu kali setahun, menjelang musim kemarau. Kekurangan air merangsang terbentuknya senyawa-senyawa karbohidrat sekunder seperti resin dan minyak atsiri yang bersifat aromatis. Keadaan demikian memang dikehendaki karena mutu tembakau menjadi lebih baik.

Teknik penyiraman yang cukup atau berlebihan dapat memanipulasi kadar nikotin. Kandungan nikotin pada tembakau yang ditanam di lahan jenuh air seperti sawah cenderung lebih rendah dibanding tegalan dan gunung. Dari berbagai penelitiar tembakau sawah mempunyai kandungan nikotin 0,55 -1.75

Ganti varietas

Selain mengubah cara budidayanya, tembakau bemikotin rendah dapat dihasilkan dengan menanam varietas rendah nikotin. Secara genetis setiap jenis tembakau mempunya; kisaran kadar nikotin yang spesifik. Di Balittas saat ini terdapat 1.200 koleksi benih tembakau dari berbagai macam varietas, baik lokal dan luar negeri. Ada yang mempunyai kadar nikotin rendah, 2 varietas Virginia, 15 varietas madura, dan 20 varietas temanggung.

Menyongsong PP 81/99 sepertinya tidak ada masalah untuk mendapatkan tembakau berkadar nikotin rendah. Namun Balittas sendiri belum yakin, penerapannya bisa dilakukan sesuai waktu yang ditentukan PP 81. Belum juga dapat dipastikan apakah konsumen cocok dengan cita rasa rokok bemikotin rendah. Karena bagaimanapun nikotin unsur penting pencipta kenikmatan merokok. Seiring dengan kesadaran hidup sehat, penggunaan filter pada rokok telah diperkenalkan sejak 1970 dan dapat diterima masyarakat. Jika demikian budidaya tembakau bernikotin rendah akan menjadi tumpuan hidup pekebunnya.