BerandahobiCaladium: Yang Cantik, Pendek, dan Vigor

Caladium: Yang Cantik, Pendek, dan Vigor

Menurut Dr Benny Tjia, pakar tanaman hias di Bogor, sekitar 120 jenis caladium Thailand telah diteliti di negeri Paman Sam. Namun, tak satu pun yang berpotensi dikembangkan secara komersial lantaran penampilannya tak mau rimbun. Umbinya pun tak mau besar.

Itu karena di negeri Gajah Putih yang melakukan hibridisasi adalah kolektor. Begitu diperoleh hasil silangan yang bentuk daun dan warna bagus langsung diperbanyak atau dikembangkan. Sementara di Florida, Amerika Serikat, yang melakukan hibridisasi adalah pemulia tanaman. Hanya yang berpenampilan bagus dan gampang dirawat yang diperbanyak.

Dari sekian banyak caladium Thailand yang diteliti di Amerika Serikat, milik Gunawan merupakan salah satu yang lolos seleksi. Sosoknya kokoh, tidak perlu penyangga. Umumnya kerabat aglaonema itu disangga agar batang tak menjuntai.

Seleksi ketat

caladium Pensopa
Pensopa

Di Thailand, caladium banyak sekali variannya. Pada 1932 saja sudah ada 160 jenis yang terdaftar dalam buku yang dipublikasikan Arjan Prasob Satetajit. Setiap tahun para penyilang di Thailand menghasilkan jenis-jenis baru. Pada 2007, jumlahnya pasti sudah berlipat-lipat.

Meski jumlahnya banyak, tapi untuk mendapatkan yang vigor harus melakukan seleksi ketat. Itulah yang dikerjakan Pichai Manichote di Nakorn Pathom sebelum menemukan tape pa rach. Presiden Ladda Co. Ltd—perusahaan kimia pertanian— yang sudah mengoleksi caladium sejak 10 tahun silam itu menginginkan jenis yang berbatang kuat dan daun kekar. Tape pa rach bertangkai daun pendek, daun bulat berwarna merah dengan urat daun berwarna lebih tua. Tape pa rach pun tampil prima dan kokoh tanpa penyangga.

Nun di Pathumthani, Prasit Saladtuk berhasil menciptakan caladium bertangkai pendek. Di antaranya, darma salathuk, pradao, pensopa, prapim, dan suriyachy. Untuk menghasilkan 5 caladium baru itu, Prasit butuh waktu 4 tahun terhitung sejak menyeleksi induk hingga. Meski butuh waktu lama, toh hasilnya cukup menggembirakan. Kelima caladium berdaun merah itu berpenampilan kekar.

Sementara Jenderal Payont Cheuban di kawasan Chatuchak, Bangkok, dan Tawee Prasit di Pathumthani masing-masing mengoleksi soi siang deng, um boon, rung suriya, dan rattanakorn. Keempat anggota famili Araceae itu bertangkai pendek. Soal warna jangan ditanya. Keempat kerabat anthurium itu tampil cantik dengan daun mengkilap berwarna merah pekat. Caladium pun tak perlu disangga lantaran berbatang kekar, mirip dengan yang dikoleksi Gunawan di Sentul, Bogor.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments