Discus albino Mata Merah Si Cakram Emas

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Warna tubuh kuning keemasan. Di bawah sirip atas dan di atas sirip bawah warna itu menebal. Sebutan gang disematkan golden amat sesuai dengan ikan cakram itu. Yang istimewa pupil mata merah darah, ciri khas Discus albino. “Sebab itu ia dipanggil golden albino,” tutur Djuju Anthony, hobiis di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Strain baru itu datang dari negeri bekas koloni Inggris, Hongkong. Ia diperkirakan populer saat penyelenggaraan Aquarama 2003-pameran akbar ikan hias-di Singapura, Oktober mendatang.

Golden albino pertama kali muncul di muka umum pada kontes diskus di Jerman awal 2002. Saat itu sedikit hobiis yang melirik. Harap maklum jika ditengok sepintas lalu mirip strain golden gold. “Saya kecele, setelah diberitahu beberapa teman baru sadar kalau ikan itu memang albino,” ucap Djuju.

Silangan golden

Sampai sekarang penangkar yang membidani kelahirannya belum membeberkan asal indukan. Meski begitu dapat diperkirakan induk yang mewariskan warna tubuh. Warna kuning kemungkinan berasal dari beberapa strain seperti golden gold, golden ghost atau golden cap, dan ogon white. Keempat jenis itu memang memiliki pigmen kuning yang kuat.

Secara genetik persilangan-persilangan sesama strain berpigmen kuning kuat bisa , saja memunculkan albino.Menurut ahli genetika Johann Gregor Mendel persentase albino muncul 25%. Meski secara teori besar kemungkinan diperoleh, pada prakteknya sebaliknya. “Di Hongkong saja cuma beredar puluhan ekor. Itu pun jadi rebutan,” papar pemilik Marina Diskus itu.

Selama ini albino dikenal rentan mati. Soalnya ia lebih banyak mengandung gen resesif yang dominan membawa sifat membunuh. Hal sama berlaku untuk golden albino. Sebab itu perlu penanganan khusus untuk merawatnya. Contoh air, ia paling suka pada suhu sedikit hangat pada kisaran 27°-28°C.

discus albino
albino

Harga Jual Yang tinggi

Jumlah golden albino yang sedikit membuat harganya melambung tinggi. Seekor golden albino berukuran 3 inci dihargai US300 setara Rp2,5-juta. Itu pun tidak dijajakan di tempat umum. Informasi siapa yang menjual cuma beredar dari mulut ke mulut.

Djuju memperolehnya melalui kolega di Malaysia. Niat memborong terbentur keterbatasan jumlah ikan. Setidaknya saat Mitra Usaha Tani berkunjung ada sekitar 20 golden albino berukuran rata-rata 2 inci menempati akuarium berukuran 80 cm x 60 cm x 60 cm.

Beruntung hingga kini penangkar-penangkar besar diskus di Malaysia dan Singapura sama-sama baru memperoleh strain baru tersebut. Itu artinya kesempatan mereka untuk menangkarkan sama dengan penangkar tanah air.

Peluang itu bisa dimanfaatkan maksimal. Apalagi harga tinggi itu bertahan hingga jumlah golden albino membanjiri pasar. Hingga saat ini silangan sesama golden albino saja belum tahu hasilnya. Apakah juga diwariskan pada anak-anaknya?