Koleksi bromeliad baru nan molek

Penampilan Shell Dance begitu menawan. Helaian-helaian daunnya melengkung anggun membentuk sosok bak bunga teratai. Warna hijau dan merah muda berpadu sempurna dalam setiap daunnya yang langsing. shell dance bromeliad, salah satu bromeliad teranyar koleksi Chandra …

Neoregelia Shell Dance, mirip bunga teratai

Penampilan Shell Dance begitu menawan. Helaian-helaian daunnya melengkung anggun membentuk sosok bak bunga teratai. Warna hijau dan merah muda berpadu sempurna dalam setiap daunnya yang langsing.

shell dance bromeliad, salah satu bromeliad teranyar koleksi Chandra Gunawan. Sosoknya nyeleneh jika dibanding sosok bromelia lain.

Lazimnya, tanaman anggota famili Bromeliaceae itu berdaun lebar-di atas 4 cm-dengan bentuk melengkung ke belakang. shell dance bromeliad justru melengkung ke atas sehingga berbentuk seperti mangkok. Lebar daun hanya 3 cm.

Gunawan Wijaya, pemain tanaman hias senior di Sentul, Bogor, Jawa Barat, mengatakan shell dance bromeliad sosok bromeliad baru. “Saya belum pernah menjumpai bromeliad berbentukseperti itu,” tutur pemilik nurseri Wijaya yang banyak mengoleksi tanaman anggota keluarga nanas-nanasan itu.

Chandra Gunawan mendapatkannya dari Australia. Kini terdapat sekitar 100 tanaman hasil perbanyakan vegetatif di kebun Chandra di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

80 jenis bromelia

Total jenderal ada sekitar 80 jenis bromeliad baru di kebun seluas 1 ha itu. Tanaman yang namanya diambil dari nama Olaf Bromelius, botanis asal Swedia, itu didatangkan dari mancanegara secara bertahap sejak 2 tahun silam.

Sebut saja dari Australia, Kostarika, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Thailand, dan Filipina. Jenisnya didominasi oleh genus neoregelia. Kelompok neoregelia umumnya memiliki warna daun yang atraktif dan berbentuk seperti lidah yang menjulur serta tersusun rapat.

Sekilas, penampilan nanas palsu baru itu mirip dengan jenis lama. “Namun ada perbedaan bentuk daun, corak, dan gradasi warna,” tutur Dhandi Supriadi, penanggung jawab kebun di Tamansari itu. Perbedaan itu perbaikan dari jenis lawas.

Lihatlah lila yang daun mudanya berwarna merah muda gelap. Seiring waktu warna daun berubah menjadi hijau kecokelatan. Kini, lila baru hadir dengan warna merah muda cerah pada daun mudanya, sedangkan daun tuanya berwarna hijau. Daun lila baru juga lebih tipis dan halus daripada jenis lama.

Ninja juga hadir dengan gaya baru: daun hijau polos dengan ujung daun dan duri berwarna ungu tua. Persis jemari menggunakan kuteks. Sebelumnya, bromelia ninja penuh dengan totol-totol berwarna ungu tua. Bentuk daun juga lebih panjang.

Nanas palsu pendatang baru itu cocok sebagai pelengkap elemen taman, pun ditanam dalam pot. “Bisa juga sebagai properti taman vertikal yang saat ini sedang populer,” tutur Dhandi. Bila ditanam di pot gunakan media campuran sekam bakar dan cocopeat dengan perbandingan 2:1.

Untuk taman vertikal, cukup rekatkan bromeliad kuat-kuat pada media ijuk di kerangka. Letakkan bromeliad di tempat ternaungi supaya menghasilkan warna yang atraktif. Inilah penampilan para pendatang baru.

Document Last Updated on 30 November 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.