Lou Han yang Dibanggakan Saat Ini

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Baru beberapa bulan tren di Indonesia, sudah banyak hobiis yang mengoleksi lou han. Ada yang memelihara lou han dengan bentuk dan corak istimewa. Show room pun berlomba memiliki lou han terbaik sebagai “maskot”. Sederet lou han koleksi, antara lain cingkang, my master, may blossom, showa, bonsai, coronation link,dan super red ada di sini.

jenis Cingkang
Cingkang louhan

“Cingkang itu artinya emas,” tutur Bernard Gumulyo, pemilik Fishwork di Jakarta. Cingkang lou han merupakan bentuk terakhir louhan bernuansa kuning. Bukan hanya tubuh, lingkaran kelopak mata sebesar kelereng juga kuning. Lou han yang baru didatangkan dari Malaysia itu bersosok besar. Di Indonesia lou han dengan panjang tubuh 40 cm dan tinggi 30 cm termasuk raksasa. Ikan yang dibeli hampir RplOO-juta itu kini jadi maskot Fishwork. “Tapi kalau ada yang berani ngasih untung ya dijual,” tutur ayah Briand, 2 tahun.

flower horn
louhan bernuansa kuning

My master

Ketika itu Veronica, istri Ediman, hobiis ikan hias di Tangerang, sedang asyik mengamati louhan 18 cm kesayangan keluarga. Sekonyong-konyong terbaca “My”. Bentuk huruf “Y” pada corak ketiga di tubuh ikan itu memang tampak tegas. Beberapa waktu kemudian, corak keempat memberikan ilham juga. Corak itu terbaca “master”. Maka “my master” menjadi sebutan ikan berumur 8 bulan kebanggaan Ediman. Selain mempunyai corak dan warna indah, louhan itu jinak. Ia bisa dielus dan atraktif kala diajak bercanda dengan cermin

Showa

Mulanya Johnson, hobiis di Semanan Indah, Jakarta Barat, tidak pernah bisa membaca apa pun di tubuh ikannya. Namun, ketika seorang teman yang fasih membaca huruf Mandarin datang, ia membaca kata-kata “showa”. Dalam bahasa mandarin artinya gunung. “Kalau saja corak di belakangnya terbaca emas, luar biasa sekali,” tutur Johnson. Ikan 15 cm itu tubuhnya tampak proporsional. Warna merah muncul di bagian bawah dan sekitar insang.

May Blossom

Bentuk tubuh lou han berlabel Rp50-juta begitu sempurna. Enam corak horizontal menghias tubuh disertai taburan plum marking atau pearl spot yang hampir rata. Di usia 1,5 tahun, tubuh lou han itu mencapai panjang 24 cm. Salah satu Maskot Meng Aquarium, Jakarta, itu juga mempunyai lingkaran mata merah yang lebar dengan alis di atasnya yang tampak serasi.

Bonsai dan Mata dewa

Lie Cue, pengelola Metro Louhan, di Ciledug, Tengerang diam-diam punya simpanan khusus. Beberapa lou han yang tidak tumbuh normal justru menjadi kesayangan. Oleh karena itu beberapa di antaranya jadi maskot. Lou han bonsai misalnya, bertubuh pendek sehingga mirip ikan parrot bercorak. Mata dewa memiliki corak lentik dimata. Ada juga louhan berkepala seperti lumba-lumba. Muncullah sebutan dolphin lou han. Selain itu ada lou han ketupat yang mempunyai bentuk segi empat dengan salah satu sudut di atas.

Coronation link

Tidak ada yang menolak kalau coronation link koleksi Meng Aquarium, Malaysia, yang legendaris itu sempurna. “Coronation milik saya nyaris sama dengan ikan itu,” tutur Jammy Humardani, hobiis di Tomang, Jakarta Barat. Seakan-akan lou han koleksi manajer pemasaran PT. Delima Mustika itu jiplakan coronation link yang asli. Sosok wajah monkey fish, dengan tubuh persegi proporsional. Warna merah di tubuh dan sirip juga hampir matang walaupun ukuran baru 18 cm.

Golden super red

Golden super red
ikan louhan Golden super red

Golden super red koleksi Markus Ahadi di Bintaro boleh dibilang “master”-nya super red. Patem dan warna sudah mendekati sempurna walaupun ukuran tubuh baru 15 cm. “Ini memang pilihan khusus,” tutur pemilik Indo Louhan. Buktinya, walaupun belum genap 3 hari didatangkan, warna tetap tegas dan cemerlang. Ciri-ciri itulah yang mengkatagorikan golden super red Markus show color A+. Biasanya dalam masa adaptasi warna lou han pudar.