Manfaat dan khasiat Susu Kambing Untuk Kesehatan

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
susu kambing

Rutinitas itu dijalaninya selama 2 minggu. Hasilnya, batuk berangsur-angsur sembuh. Kondisi tubuh pun memperlihatkan kemajuan. Meski belum cek ke dokter lagi, Ujang merasakan napasnya jauh lebih lega. “Dada tidak nyeri, kalau bernapas pun tidak terasa berat,” ujar ayah 7 anak itu.

Kasus serupa juga dialami Kaudi akibat terlalu banyak merokok. Ia divonis mengidap flek paru-paru setelah melakukan rontgen di salah satu rumah sakit di Bogor, Jawa Barat. “Awalnya cuma batuk biasa. Tapi 2 bulan ngga sembuh-sembuh,” ujarnya. Berbagai obat dari dokter sudah dihabiskan. Rumah sakit khusus paru-paru pun didatangi. Sayang, kesembuhan bak jauh api dari panggang. Hingga akhirnya ia jatuh di kamar mandi dan pingsan. Keesokan hari, seorang tetangga menyodorkan 2 gelas susu kambing yang katanya mujarab untuk pengobatan perokok akut. Masing-masing segelas diminum Ujang pagi dan sore.

Bacaan Lainnya

Tak hanya batuk, napasnya pun terasa berat. Berjalan beberapa langkah saja amat sakit. Untuk tidur ia memilih bersandar di kursi. “Kalau berbaring dada semakin sesak,” ujarnya. Penderitaan itu berdampak pada bobot badan yang menyusut drastis, dari 50 kg menjadi 40 kg dalam tempo seminggu.

Dokter yang merawatnya menyarankan agar Kaudi juga meminum susu kambing untuk mempercepat penyembuhan. “Awalnya saya ngga percaya kalau susu itu berkhasiat obat. Demi kesembuhan akhirnya tetap saya minum, “ kata ayah 2 anak itu. Segelas susu kambing segar diminum sebelum sarapan pagi; segelas, menjelang tidur. Tiga bulan berselang, Kaudi merasakan perubahan dalam tubuhnya. Dugaannya benar, saat dirontgen parti-paru terlihat bersih.

Khasiat susu kambing etawa

Minum segelas susu kambing etawa pada pagi hari dan segelas lagi menjelang tidur akan terasa manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Itulah anjuran Prof. Dr. T. K. Mukheijee, peneliti Genetic and Dean, Institute of Advanced Studies, University of Malaya, Kuala Lumpur. Susu kambing terbukti berperan positif pada penderita TBC.

“Susu kambing mengandung protein tinggi untuk pertumbuhan otot, karbohidrat untuk tenaga dan zat zat galian untuk pembinaan badan,” katanya.
Susu kambing juga menyembuhkan penyakit kulit. George Dermitt, peneliti di M.D. Superintendent General Hospital Toledo, Ohio, Amerika Serikat yang memberikan susu kambing pada anak-anak pengidap eksim terbukti sembuh. Ia juga bagus untuk pembentukan sel-sel kulit karena mengandung acid nikotinik yang membantu fungsi pencernaan sehingga meningkatkan kesehatan kulit. Makanya, wajah Cleopatra pun tampak cantik dan berseri karena rajin minum susu kambing.

Molekul lemak susu kambing pun jauh lebih kecil dan homogen dibandingkan lemak susu sapi. Oleh karena itu, ia lebih mudah dicerna alat pencernaan manusia sehingga tidak menyebabkan diare. Apalagi kandungan vitamin A cukup tinggi sangat bagus untuk perkembangan bayi dan anak-anak. Tak heran bila Australia sangat gencar mengembangkan susu kambing. Mereka yakin susu kambing bakal menjadi the only alternative karena kemampuannya yang bisa menggantikan ASI

Mengobati Penyakit Asma

Khasiat susu kambing dirasakan pula oleh Fadila Hardiwijaya yang menderita asma. Bocah berusia 5 tahun itu dinyatakan diwajibkan berpantang makanan pemicu sesak napas, seperti cokelat dan es.

Toh, serangan asma tetap sering datang. Jika itu terjadi, oleh dokter ia diberi terapi uap. Oksigen segar dialirkan ke hidung untuk melonggarkan saluran pemapasan. Setelah diuap, biasanya sesak napas hilang. Namun, itu tidak bertahan lama. Setidaknya 2-3 kali/bulan Fadila harus melakukan terapi itu yang membutuhkan biaya Rp 450.000/bulan.

Titik terang muncul setelah Fadila rutin minum susu kambing setiap menjelang tidur. Agar terasa enak, Hilda Citra Wardani, sang ibu memasukan sesendok gula dan 2 sendok cokelat bubuk dalam 250 ml susu kambing. Tiga bulan rutin mengkonsumsi susu kambing kelahiran 6 Februari 1999 itu berangsur-angsur sembuh. “Penyakitnya mulai jarang kambuh. Terbukti hingga 2004 baru sekali diuap,” ujar Hilda.

Asam urat

Susu kambing ternyata tidak hanya bisa menyembuhkan gangguan pemapasan. Asam urat dan kolesterol pun dapat ditanggulangi. Itu yang dialami Albert Satroni, kepala seksi di Dinas Pendapatan DKI Jakarta. Pada awal 2003 ia divonis dokter menderita kolestrol tinggi, asam urat, dan gula darah. Alih-alih meminum obat pabrikan, ia malah rajin meminum segelas susu kambing menjelang tidur. Hasilnya, tubuh sehat tanpa minum obat apa pun dari dokter.

Sayang, pada Mei 2004 pasokan susu kambing terhenti. Tiga bulan kemudian, penyakitnya kembali kambuh. Dua kali berturut-turut dalam sebulan ia berbaring di rumah sakit selama 6 hari. “Baru 2 hari masuk keija. Saya hams digotong ke rumah sakit,” ujarnya. Menurut dokter di RSI Jakarta, kolesterolnya tinggi-311 mg/dl. Normalnya, kurang dari 200 mg/dl. Pun gula darah, 280 mg/dl, seharusnya kurang dari 200 mg/dl.

Susu kambing kembali menjadi jalan keluar. Dosisnya diperbesar, sehari 2 gelas, pagi dan sore. Sebulan berselang, kondisinya pulih kembali. Gula darah hampir normal, 208 mg/dl. “Saya kapok berhenti minum susu kambing. Itu seperti suplemen buat saya,” katanya.

Pamor susu kambing memang tidak seterkenal susu sapi. Apalagi citranya yang beraroma prengus membuat orang enggan meminumnya. Namun, anggapan itu hapus kala ia terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit.

Rahasia di Balik Susu Kambing

Jangan berpikir macam-macam jika Anda membaca kalimat Susu Janda Muda. Itu hanya nama minuman terbuat dari susu kambing campur kelapa muda. Ada lagi Susu Kolor Ijo, susu kambing campur telur dan kacang hijau. Nama-nama menu lainnya yang menggelitik rasa ingin tahu itu dapat Anda cicipi di gerai khusus susu kambing.

Gerai di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat misalnya, sejak 2 bulan lalu menawarkan pilihan khas dan unik bagi para penggemar kuliner. Gerai yang buka 24 jam itu menawarkan susu kambing dengan beragam modifikasi, tentu agar khasiat minuman itu bertambah. Contoh, Susu Janda Muda yang berkhasiat meningkatkan stamina dan membersihkan pencernaan.

Lain dengan kaum pria. Mereka biasanya memesan SGM atau Susu Gairah Malam. Isinya susu kambing dicampur telur, madu, dan lada hitam. Ini diyakini dapat meningkatkan gairah seksual. Alasan khasiat susu kambing untuk kesehatan menjadi daya tarik utama.

Perbandingan Kandungan Gizi
Perbandingan Kandungan Gizi pada susu kambing

Kaya gizi

Susu kambing memang belum sepopuler susu sapi. Walaupun begitu, banyak yang sudah merasakan manfaatnya. Terutama bagi mereka yang tidak cocok mengkonsumsi susu sapi. Susu kambing lebih mudah dicerna karena tersusun dari asam lemak berantai pendek dan sedang. Ukuran butiran lemak juga lebih kecil dibanding susu sapi. Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau bertutur-turut adalah: 3,49: 4,55: 5,92 mm.

Susu kambing kaya zat gizi terutama vitamin. Riset Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Bogor menemukan tiap 100 g susu kambing mengandung 185 IU vitamin A; 0,04 mg vitamin B1; 0,04 mg vitamin B2; 0,3 mg niacin, dan 0,07 mg vitamin B12.

Walaupun tidak sebesar susu sapi, kandungan kalsium pada susu kambing cukup tinggi. Konsumsi secara teratur dapat mencegah pengeroposan tulang. Ia juga dipercaya membantu melancarkan sistem pencernaan, mencegah kaku sendi, anemia, dan mengobati kudis.

 

Makanan Dengan Kadar Gizi sempurna

Susu kambing banyak dipakai sebagai bahan makanan tambahan bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernaan bayi berangsur-angsur dapat disembuhkan setelah diberi susu kambing. Sekitar 40 persen pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Alergi terjadi kerena sensitifitas terhadap lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.

Dari hasil penelitian Mack pada 1953 diketahui kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A plasma darah lebih tinggi dibanding anak yang diberi susu sapi. Hasil yang sama terjadi pada kadar kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemoglonin.

Di samping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan. Seorang penderita gangguan saluran pencernaan di Lembang, Bandung sembuh setelah rutin meminum susu kambing selama 3 bulan. Hanya saja kandungan vitamin B12 dan asam folatnya rendah. Di luar itu, susu kambing bisa disebut sebagai makanan sempurna.

Susu kambing sangat potensial untuk perbaikan nutrisi karena tidak memiliki masalah lactose intolerance (kepekaan terhadap laktosa penyebab diare bagi yang tidak biasa minum susu). Di sisi lain, minum susu kambing diketahui dapat mengurangi gangguan pemapasan, seperti asma, bronkitis, TBC, bahkan juga rematik.

Meski begitu, mekanisme kerja susu kambing dalam mengatasi berbagai gangguan penyakit belum diketahui secara pasti. Oleh karena itu masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan khasiatnya bagi kesehatan.

 

https://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/view/3082

Pos terkait