Percantik taman depan rumah Dengan Euphorbia

Euphorbia Taman
Dibuat border pun cantik

Taman depan rumah adalah tempat untuk bersantai dan menikmati pemandangan sekitar. Banyak orang beranggapan bahwa taman depan rumah mereka harus indah dan menarik, sehingga seringkali mereka menginvestasikan banyak uang untuk membuatnya sempurna. Padahal, taman depan rumah yang bagus bukanlah yang paling mahal, tapi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda. Jadi, sebelum memulai pembangunan taman depan rumah, ada baiknya Anda menentukan dulu tujuan dari taman tersebut.

Taman depan rumah dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk bersantai, bermain anak, atau untuk menanam tanaman. Jadi, sebelum memulai pembangunan, sebaiknya Anda memutuskan terlebih dahulu apa yang ingin Anda capai dengan taman depan rumah Anda. Jika taman depan rumah Anda hanya untuk bersantai, maka Anda tidak perlu membuatnya terlalu besar atau menanam banyak tanaman. Cukup buatlah sebuah tempat yang nyaman untuk duduk dan menikmati pemandangan sekitar. Sedangkan, jika taman depan rumah Anda digunakan untuk bermain anak, maka Anda perlu membuatnya lebih luas dan menanam berbagai jenis tanaman.

Setelah menentukan tujuan dari taman depan rumah Anda, selanjutnya Anda perlu memilih lokasi yang tepat untuk taman tersebut. Jika Anda tinggal di daerah pedesaan, maka Anda dapat memilih lokasi di sekitar rumah untuk taman depan rumah Anda. Namun, jika Anda tinggal di kota, maka sebaiknya Anda memilih lokasi di sekitar rumah yang memiliki cukup ruang. Jadi, sebelum memulai pembangunan taman depan rumah, sebaiknya Anda memilih lokasi yang tepat untuk taman tersebut.

Sebagai tempat untuk berjemur, bermain, atau bersantai, taman depan rumah biasanya adalah ruang terbuka yang ditumbuhi rumput dan pohon-pohonan. Taman depan rumah juga seringkali menjadi tempat untuk menyelenggarakan acara-acara kecil seperti pesta ulang tahun atau barbeque.

Euphorbia sebagai penghias taman rumah

Euphorbia adalah genus dari sekumpulan tanaman yang berasal dari Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Sebanyak 2.000 spesies telah dikenal, dan sebagian besar di antaranya tumbuh di Afrika. Euphorbia sering ditanam di pekarangan rumah, karena mereka umumnya tidak melebihi 1 meter. Beberapa spesies, seperti Euphorbia milii dan Euphorbia ingens, dapat tumbuh menjadi pohon dengan tinggi 10 meter.

Euphorbia adalah pilihan tepat untuk taman rumah Anda! Mereka mudah dirawat dan menjadi tambahan yang bagus untuk lanskap apa pun. Euphorbia dikenal karena bunganya yang unik dan dedaunannya yang menarik. Mereka datang dalam berbagai warna, bentuk, dan ukuran. Apakah Anda mencari tanaman kecil untuk menambah koleksi Anda atau yang besar untuk membuat pernyataan, Euphorbia pasti akan menyenangkan.

Siang hari kala matahari bersinar terik Wiewie menikmati tanaman berduri itu dari dalam rumah megah berkaca bening. Begitu kain gorden ruang keluarga itu disibak tampak jelas hamparan euphorbia aneka warna. Bosan menatap taman yang berada di depan halaman rumah, ia mengganti posisi duduknya menghadap ke kolam renang, di belakang rumah.

Di sana terhampar rumput manila yang dipenuhi euphorbia. Menjelang sore ibu 3 anak itu menuju ke peraduan. Di dalam kamar nan luas, lewat jendela besar, Wiewie masih bisa memandang ke taman. Malam hari adalah panorama paling spektakuler di taman itu. Sang menantu memasang 2 lampu sorot besar selain 8 lampu kecil yang menyebar di taman. Cahaya lampu itu memantulkan warna-warni bunga tanaman asal Madagaskar itu. Sungguh elok penampilannya.

Taman dengan 100 jenis bunga

Kriteria Bunga yang bagus untuk depan rumah adalah bunga yang dapat mempercantik tampilan rumah Anda. Bunga yang cocok untuk depan rumah adalah bunga yang dapat tumbuh dengan baik di sekitar rumah Anda. Bunga yang dapat ditanam di sekitar rumah adalah bunga yang dapat mempercantik rumah Anda. Bunga yang dapat ditanam di sekitar rumah adalah bunga yang dapat mempercantik rumah Anda.

Lebih dari setahun Wiewie menyibukkan diri merancang taman itu. Hal itu dilakukan untuk memupus kesedihan setelah ditinggal putranya untuk selama-lamanya. Penderitaan Wiewie bertambah sejak dokter menemukan virus parkinson bersarang di tubuhnya. Nenek 7 cucu itu tak bisa beraktivitas seperti biasa. Kesibukan di perusahaan kontraktor pun ditinggalkan.

Sebagai gantinya ia mengumpulkan tanaman hias seperti palem-paleman, sikas, kelapa, dan bonsai. Kegiatan itu pun didukung sang dokter. “Dokter menyarankan banyak melihat tanaman berwarna untuk membantu proses penyembuhan,” ujar Wiewie. Meski tak bisa bergerak bebas, Wiewie tetap bersemangat mengumpulkan tanaman. Tak heran jika halaman depan rumah itu makin menghutan.

Hobinya berpaling ke poysean julukan euphorbia di Thailand gara-gara rekannya memberi sebuah pot euphorbia berwarna merah, 1,5 tahun silam. “Bentuk bunganya unik, seperti angka 8 dan berwarna-warni,” katanya. Penggemar kristal itu pun terpincut keindahan euphorbia. Puluhan koleksi tanaman daun lain dihibahkan ke rekan-rekannya.

Demi euphorbia hampir setiap akhir pekan ia bersama perawat dan tukang kebun berburu ke seluruh pelosok Jakarta hingga Puncak, Bogor. Bak tren mode, Wiewie tak mau ketinggalan. Jika ada jenis baru muncul ia langsung memburunya. “Asal bunganya cantik pasti dibeli,“ ujarnya. Ia rela menyewa mobil untuk mengangkut puluhan bunga 8 dewa itu ke rumahnya. Pantas jika kini total koleksinya mencapai 100 jenis, melebihi koleksi pedagang.

Bukit euphorbia

Taman Cantik

Cantik bersanding dengan bromelia

Semua koleksi itu ditata di atas hamparan rumput r .nila. Kehadiran pak sien hwa ahasa Cina berarti bunga dalam dewa itu membuat penampilan halaman depan rumah mewah di kawasan Pluit, Jakarta Utara, itu istimewa.

Begitu memasuki pintu gerbang di sudut kiri tampak gundukan tanah setinggi 2 m mirip bukit. Bagian teratas dibangun gua kecil bak tempat persembahan. Di depannya bertengger adenium berbonggol besar diwadahi pot keramik. Euphorbia setinggi 30 sampai 40 cm tumbuh merata dari puncak hingga bawah. Jenis yang ditanam kebanyakan berwarna merah dan kuning muda. Meski bukan jenis teranyar tetapi penampilannya tetap cantik.

Agar meriah setiap kelompok diisi minimal 4 jenis. Tanaman lama seperti nolina bonsai cemara udang, serut, dan asam celong disisakan untuk menambah kesan elegan taman.

Jenis Euphorbia Untuk Taman rumah

Euphorbia adalah genus besar dan beragam tanaman berbunga, asli banyak bagian dunia. Ada banyak jenis euphorbia, dan mereka datang dalam berbagai warna, bentuk, dan ukuran.

Euphorbias adalah pilihan populer untuk taman, karena mudah dirawat dan dirawat. Mereka juga toleran kekeringan, dan dapat berkembang baik di bawah sinar matahari penuh dan teduh parsial.

Beberapa jenis euphorbia yang paling populer untuk taman meliputi:

  • Euphorbia ammak: Euphorbia jenis ini berasal dari Arab Saudi, dan memiliki daun panjang dan ramping yang tersusun dalam pola roset. Daunnya berwarna hijau dengan garis-garis putih, dan tanaman menghasilkan bunga kecil berwarna kuning.
  • Euphorbia characias: Spesies ini berasal dari wilayah Mediterania, dan memiliki daun berdaging tebal yang berwarna biru-hijau. Bunganya kecil dan berwarna kuning, dan tanaman menghasilkan banyak biji.
  • Euphorbia cyparissias: Jenis euphorbia ini berasal dari Eropa, dan memiliki daun halus seperti jarum yang tersusun dalam pola roset. Bunganya kecil dan berwarna kuning, dan tanaman menghasilkan banyak biji.
  • Euphorbia myrsinites: Spesies ini berasal dari wilayah Mediterania, dan memiliki daun kecil berbentuk oval yang berwarna abu-abu-hijau. Bunganya kecil dan berwarna kuning, dan tanaman menghasilkan banyak biji.
  • Euphorbia rigida: Jenis euphorbia ini berasal dari Eropa, dan memiliki daun kaku dan tegak yang berwarna biru-hijau. Bunganya kecil dan berwarna kuning, dan tanaman menghasilkan banyak biji.

Penghias Tembok Taman

Bunga Tembok Taman

Euphorbia percantik dinding

Pemandangan di halaman belakang pun tak kalah cantik. Euphorbia warna merah, putih, hijau, dan merah muda menghampar bak permadani di lahan seluas 200 m2. Saking banyaknya beberapa adenium naik ke dinding rumah. Pot berbentuk setengah lingkaran ditempelkan di dinding batu dekat kolam renang. Hasilnya dinding batu pun kelihatan lebih cantik.

Seluruh tanaman tampil prima lantaran dirawat secara teratur. Wiewie memang sudah tidak sanggup merawat sendiri, tapi setiap pagi dan sore berkeliling taman adalah kebiasaannya sehari-hari. Siang itu, ia bersiap-siap untuk istirahat, dan beberapa jam kemudian sebelum magrib menjelang, dengan langkah tertatih-tatih, Wiewie akan berkeliling kebun lagi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.