Kalkulasi Pertanian jagung Menggunakan Sistem sprinkler irrigation

Harga anggota famili Gramineae itu “tak seberapa”dibanding dengan nilai teknologi mutakhir itu. Faktanya, pekebun yang mengadopsi teknologi sprinkler pada pertanian jagung masih meraup laba. Itu dibuktikan oleh Muhammad Syifried Wahab, pekebun yang bertani jagung di Desa Pandau Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar. Sejak 2002 ia mengembangkan jagung manis populasi 47.619 tanaman per ha dengan sprinkler. LangkahLanjutkan membaca

Sekat kain Semu Sebagai Media Pembantu Walet Bersarang

Penyekatan ruangan yang permanen dengan ditembok atau sekat semu alias gantung. Rumah walet besar tidak menjamin hasil optimal. Pemilik kerap menyekat ruangan agar walet cepat berkembang Mitra Usaha Tani Philip Yamin menggunakan sekat semu di rumah walet miliknya di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah. “Sekat semu berfungsi sebagai pembatas ruangan, pembagi koloni, sekaligus menghalangi sinarLanjutkan membaca

Produk unggulan Olahan Kelapa pandan wangi

Selama dua generasi, K-Fresh hanya mengekspor kelapa pandanwangi segar dan utuh. Keterbatasan pasokan dari pekebun serta kendala teknologi membuat mereka tidak punya pilihan lain. Citarasa kelapa pandan wangi berujung runcing lebih baik daripada yang berujung membulat Kondisi itu berubah sejak generasi ketiga mewarisi perusahaan. Sang pewaris tak lagi mengirimkan kelapa bulat-bulat dari kebun, la mempelajariLanjutkan membaca

Jurus Ampuh Meningkatkan Produk Jagung Dengan Teknik jajar legowo

Panen jagung 3 musim tanam terakhir membuat Gunaryo kewalahan, ia menimbang total produksi mencapai 6 ton jagung kering pipil. Itu setara 12 ton per ha. Panen-panen sebelumnya ia hanya memetik 3,5-4,5 ton. Pemakaian varietas baru mutlak untuk panen 12-14 ton/ha Produksi meningkat hingga 25% setelah Gunaryo mengebunkan jagung hibrida varietas asia gold 77- la menanamLanjutkan membaca

Prospek Dan Budidaya Krisan Di Gowa Sulawesi Selatan

Mufidah Jusuf Kalla mengunjungi kebun krisan di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. la kini mengembangkan seruni-sebutan lain krisan-di lahan 2 ha berketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Mufidah siap memproduksi bunga potong anggota famili Asteraceae itu dengan dua greenhouse seluas masing-masing 1.000 m2. “Kapasitasnya mencapai 50.000 tangkai per bulan,” ujar IrLanjutkan membaca

Gandakan Hasil Panen Jamur Tiram Dengan pupuk organik

Tiga tahun membudidayakan jamur tiram Pleurotus ostreatus, Muslikun paling banter hanya memetik 300-350 gram dari sebuah baglog berbobot 1,2 kg. Artinya rasio efisiensi biologi (BER, Biological Efficiency Ratio) hanya 27%. Namun, sejak medio 2012 produksi meningkat 38% menjadi 400-500 gram atau rata-rata 450 gram dari baglog 1,2 kg. Peningkatan produksi itu setelah ia menambahkan ramuanLanjutkan membaca

Manfaat Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Untuk Masyarakat

Berbagai langkah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya dengan mengadopsi program pemerintah pusat, yaitu Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Di dalam net house bibit sayuran disemai kemudian dipindahtanamkan di polibag. Tanaman itulah yang kemudian dipelihara para anggota KWT Sejak 2012, KRPL menjadi salah satu program Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana PenyuluhanLanjutkan membaca

Bisnis Restoran Organik Dengan Pola pertanian terpadu

“Tema restoran saya hidroponik dan organik,” ujar Bertha Suranto, pemilik Joglo Ndeso Sekali mencoba jus sawi, Ratna Wulandari langsung ketagihan. Karyawan sebuah bank itu kini 2 kali sepekan mengunjungi restoran Joglo Ndeso yang menyediakan jus sawi amat lezat “Saya senang dengan suasananya. Selain itu makanan yang disajikan terjamin kebersihannya,” kata Ratna memuji restoran hidroponik diLanjutkan membaca