Mesin Pemipil Jagung Otomatis Dari Tanah Abang Karya Anak Bangsa

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Itulah mesin pemipil jagung terbaru keluaran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dari sebuah mesin, dihasilkan pipilan jagung yang langsung kering berkadar air 10% sekaligus dedak dari penghancuran tongkol. Di desa Margamekar, Sumedang Selatan, onggokkan tongkol jagung tak terlihat lagi. Itu semenjak mesin pemipil jagung integral hadir diLanjutkan membaca

Kalkulasi Pertanian jagung Menggunakan Sistem sprinkler irrigation

Harga anggota famili Gramineae itu “tak seberapa”dibanding dengan nilai teknologi mutakhir itu. Faktanya, pekebun yang mengadopsi teknologi sprinkler pada pertanian jagung masih meraup laba. Itu dibuktikan oleh Muhammad Syifried Wahab, pekebun yang bertani jagung di Desa Pandau Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar. Sejak 2002 ia mengembangkan jagung manis populasi 47.619 tanaman per ha dengan sprinkler. LangkahLanjutkan membaca

Benih jagung hibrida Terbaik golden sweeter super genjah

Pekebun di Temanggung, Jawa Tengah, itu langsung membudidayakan varietas baru. Penanaman Benih jagung  dilakukan secara bertahap masing-masing seluas 1.000—3.000 m2. Pilihan yang tepat. Soalnya, ketika panen, pengepul antre ingin memborong jagung manis berkualitas. Tak cuma pekebun di Temanggung yang jatuh hati menanam benih jagung berjuluk golden sweeter. Pekebun di Ambarawa, (Provinsi Jawa Tengah), Kulonprogo (Yogyakarta),Lanjutkan membaca

Mengatasi kendala budidaya jagung di tanah pasir dengan sprinkler

Air dari sprinkler itu jatuh membasahi daun-daun jagung yang hijau segar. Itulah solusi yang ditempuh Muhammad Syifried Wahab dalam budidaya jagung jagung manis di tanah lempung berpasir. Idealnya sprinkler ditanam berjarak 14 m x 14 m. Artinya dalam luasan 1 ha dibutuhkan 51 titik pemasangan. Harganya? Pekebun mesti merogoh kocek hingga Rp41-juta. Biaya itu termasuk pengadaanLanjutkan membaca

Jurus Ampuh Meningkatkan Produk Jagung Dengan Teknik jajar legowo

Panen jagung 3 musim tanam terakhir membuat Gunaryo kewalahan, ia menimbang total produksi mencapai 6 ton jagung kering pipil. Itu setara 12 ton per ha. Panen-panen sebelumnya ia hanya memetik 3,5-4,5 ton. Pemakaian varietas baru mutlak untuk panen 12-14 ton/ha Produksi meningkat hingga 25% setelah Gunaryo mengebunkan jagung hibrida varietas asia gold 77- la menanamLanjutkan membaca