Tanaman Sehat, Petani Pun Aman

Faktor utama penentu daya semprot alat sprayer adalah jenis nozel. terdapat 5 ragam nozel, yaitu nozel kerucut (cone nozzle), nozel kipas (fan nozzle), nozel polijet (floodjet nozzle), nozel tipe senapan (spary gun nozzle), dan nozel cakram putar (spinning disc nozzle)

Sembari berdiri di pematang sawah, pria itu mengenakan selembar kain mirip baju di ruang operasi ke tubuhnya yang sudah berbalut kaos lengan panjang dan celana panjang. Lalu memasang semacam penutup kepala bak ninja hingga menutup wajah dan mengenakan sarung tangan. Dengan seragam itu, barulah ia “terjun” ke sawah dan menyemprotkan pestisida.

Pekebun di tempat lain, banyak yang abai melakukan persiapan itu. Afriyanto dari Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, melaporkan hasil riset tentang para petani cabai di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang dalam tesisnya, la menemukan fakta cukup memprihatinkan.

Dari 110 petani responden sebanyak 42% menyemprotkan pestisida dengan cara melawan arah angin. Sebanyak 40% lainnya tidak menggunakan alat pelindung diri secara lengkap. Hasilnya, dari 110 petani itu sebanyak 26% mengalami keracunan berat pestisida sedangkan 74% sisanya memiliki kadar kholinesterase atau berpotensi keracunan (keracunan ringan).

Menurut Andi Rahmadi, manager quality control dan MR ISO 9001:2008, PT Agrindo Maju Lestari, satu-satunya produsen sprayer yang bersertifikat SNI, berdasarkan standar prosedur yang benar petani seharusnya melakukan penyemprotan searah dengan embusan angin dan menggunakan pakaian pelindung lengkap.

Ahli pestisida dan nutrisi di Jakarta, Yos Sutiyoso, menuturkan pakaian yang digunakan sewaktu menyemprot pestisida harus terbuat dari bahan yang tebal agar pestisida tidak menembus tubuh.

Memilih jenis nozel yang tepat

Teknik penyemprotan juga harus benar. Salah penanganan, alih-alih hama dan penyakit terkendali produktivitas tanaman justru bisa anjlok hingga 100%. Contoh pada budidaya bunga mawar potong. Pada saat tanaman memasuki fase berbunga dan bunga dalam keadaan mekar, jangan menyemprot dengan tekanan tinggi karena menyebabkan semua kelopak bunga gugur.

Faktor utama penentu daya semprot alat sprayer adalah jenis nozel. Menurut buku pedoman pembinaan pestisida yang diterbitkan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian pada 2011, terdapat 5 ragam nozel, yaitu nozel kerucut (cone nozzle), nozel kipas (fan nozzle), nozel polijet (floodjet nozzle), nozel tipe senapan (spary gun nozzle), dan nozel cakram putar (spinning disc nozzle).

Pada nozel kerucut, semburan yang keluar berpola kerucut, biasanya untuk aplikasi insektisida dan fungisida. Ukuran droplet (butiran air) sedang hingga halus. Nozel kipas menyemprot dengan pola kipas, biasanya dipakai untuk aplikasi herbisida, kecuali nozel kipas flat, baik juga digunakan untuk insektisida dan fungisida. Ukuran droplet agak kasar sampai sedang. Nozel polijet memiliki semburan seperti pola pada nozel kipas flat, hanya cocok untuk aplikasi herbisida pratumbuh. Ukuran droplet agak kasar sampai kasar.

Nozel tipe senapan biasa digunakan untuk aplikasi insektisida dan fungisida. Ukuaran droplet mulai dari kasar hingga halus, tergantung pada tekanan pompa. Nozel cakram putar tepat dipakai pada alat aplikasi micronair ultra low volume (ULV), menghasilkan butiran semprot yang sangat halus.

Selain nozel, jenis tangki sprayer juga berperan. Menurut Andi, bahan tangki sprayer yang bagus terbuat dari plastik HDPE (high density polyethylene). Dengan teknik tepat tanaman sehat, petani sehat.

Document Last Updated on 3 Desember 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.